Menhan Afghanistan Mundur Pasca Serangan Fatal Taliban Di Pangkalan Militer

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 24 April 2017, 17:03 WIB
rmol news logo Menteri pertahanan Afghanistan dan kepala staf angkatan darat mengundurkan diri pada hari ini Senin (24/4) setelah serangan Taliban yang paling mematikan di sebuah pangkalan militer di negara tersebut.

"Menteri Pertahanan Abdullah Habibi dan Kepala Staf Angkatan Darat Qadam Shah Shahim mengundurkan diri dengan segera," kata kantor Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dalam sebuah posting di akun Twitter-nya.

Shah Hussain Murtazawi, juru bicara kantor Ghani, mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut terjadi karena serangan Jumat pekan lalu terhadap sebuah pangkalan militer di kota utara Mazar-i-Sharif. Dalam serangan tersebut, lebih dari 140 tentara Afghanistan tewas.

Kantor Ghani juga mengumumkan bahwa dia telah menggantikan komandan empat korps tentara sebagai tanggapan atas serangan tersebut.

Serangan tersebut menggarisbawahi skala tantangan yang dihadapi pemerintah yang didukung Barat dan mitra internasionalnya lebih dari 15 tahun setelah Amerika Serikat menyerang negara tersebut.

Dalam sebuah kegagalan keamanan yang serius, sebanyak 10 pejuang Taliban, mengenakan seragam tentara Afghanistan dan mengendarai kendaraan militer, berjalan ke pangkalan dan melepaskan tembakan ke tentara dan anggota baru yang tengah makan usai melaksanakan sholat Jumat.

Beberapa pejabat Afghanistan mengatakan bahwa jumlah korban tewas terakhir kemungkinan akan semakin tinggi. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA