"Sekali lagi, saya di sini untuk Iran, Islam, kebebasan dan stabilitas di negara ini," katanya saat mendaftarkan diri ke komisi pemilihan (Jumat, 14/4).
"Saya datang untuk menjadi calon untuk semua warga Iran. Saya tidak membatasi diri untuk kelompok tertentu, partai atau faksi," sambungnya.
Dengan demikian, ia akan maju menghadapi sejumlah kandidat potensial, terutama adalah Ebrahim Raisi, sosok yang dikenal dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei dan mantan Presiden Ahmadinejad dalam pemilu 19 Mei mendatang.
Untuk diketahui bahwa Rouhani terpilih dalam pemilu Presiden Iran tahun 2013 lalu. Ia muncul sebagai tokoh yang membawa perubahan di Iran terutama dalam keterbukaan dengan negara-negara Barat melalui kerjasama nuklir yang dibalas dengan pencabutan sanksi ekonomi.
[mel]
BERITA TERKAIT: