Referendum 16 April mendatang akan memutuskan perubahan terbesar dalam sistem pemerintahan Turki sejak berdirinya republik modern hampir satu abad yang lalu. Referendum, jika disetujui, akan berpotensi menggantikan sistem parlemen dengan presiden eksekutif.
Perusahaan Polling Konda mengatakan jumlah pemilih "Yes" dalam jajak pendapat terbaru adalah 51,5 persen.
Survei itu dilakukan dengan cara tatap muka dengan 3462 orang di 30 provinsi pada 7-9 April.
Survei oleh ahli jajak pendapat lainnya, Gezici menempatkan dukungan untuk perubahan konstitusi pada 51,3 persen.
Jajak pendapat itu dilakukan tatap muka dengan 1.400 orang di 10 provinsi pada tanggal 8-9 April. Dalam survei sebelumnya seminggu sebelumnya itu menempatkan "Yes" pada 53,3 persen.
Gezici mengatakan banyak orang tidak ingin mengekspresikan pandangan sehingga menempatkan tingkat pemilih belum memutuskan di 9,9 persen.
[mel]
BERITA TERKAIT: