Proses pendaftaran dimulai di Kantor Pemilihan Umum negara yang terletak di dalam Gedung Kementerian Dalam Negeri di Teheran, Selasa (11/4) dan akan berlangsung selama lima hari ke depan. Pemilu sendiri dijadwalkan akan digelar pada 9 Mei mendatang.
Mereka yang mengajukan diri berasal dari golongan tokoh politik dan agama yang memenuhi sejumlah kriteria, seperti warga asli Iran, mampu berlaku bijaksana, mampu mengambil tugas kepemimpinan, dan percaya prinsip-prinsip Republik Islam dan agama resmi.
Semua calon yang mendaftar nantinya kan diperiksa oleh Dewan Garda, yang akan mengumumkan nama-nama kandidat yang memenuhi syarat pada akhir April.
Secara umum, ada dua nama yang digadang-gadang menjadi calon terkuat dalam pemilu tersebut, yakni incumbent, Presiden Hassan Rouhani, dan Ebrahim Raeesi, kepala penjaga Astan Quds Razavi atau organisasi mengelola urusan kuil suci Imam Reza.
Sementara itu, Rouhanni sendiri belum secara resmi mengumumkan bahwa ia mencalonkan diri dalam pemilu selanjutnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: