
Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan bahwa pelaku serangan teror di dekat gedung parlemen Inggris di Westminster, London diketahui merupakan kelahiran Inggris dan pernah dalam pengawasan badan intelijen dalam negeri MI5.
"Apa yang saya bisa konfirmasikan adalah bahwa orang itu merupakan kelahiran Inggris dan bahwa beberapa tahun yang lalu ia pernah diselidiki oleh MI5 dalam kaitannya dengan kekhawatiran tentang kekerasan ekstremisme," kata May di hadapan parlemen Inggris pada hari ini (Kamis, 23/3).
Hal itu disampaikan May selang sehari setelah serangan yang menewaskan lima orangtermasuk satu orang pelaku dan melukai sekitar 40 orang lainnya.
Namun demikian, May tidak merinci lebih lanjut soal identitas pelaku yang telah dengan sengaja menabrakkan mobil yang dikendarainya ke kerumunan pejalan kaki sebelum turun dari mobil dan menyerang seorang polisi hingga tewas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: