Serangan Di London Perkuat Alasan Polandia Tolak Imigran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 23 Maret 2017, 18:07 WIB
rmol news logo Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo menilai bahwa ada kaitan antara serangan di London kemarin dengan kebijakan migran Uni Eropa.

Menurutnya, serangan yang menargetkan parlemen Inggris itu membenarkan penolakan Polandia untuk mengambil pengungsi.

"Saya mendengar di Eropa sangat sering tidak menghubungkan kebijakan migrasi dengan terorisme, tetapi tidak mungkin untuk tidak menghubungkan mereka," kata Szydlo (Kamis, 23/3).

Diketahui bahwa dalam serangan teror di London kemarin, lima orang tewas, termasuk satu di antaranya adalah penyerang.

Pelaku sengaja menabrakan mobil ke pejalan kaki di dekat parlemen Inggris sebelum turun dan menyerang seorang polisi hingga tewas.

Pelaku pun tak lama ditembak mati di lokasi oleh polisi lainnya.

Pemerintah sayap kanan Polandia diketahui telah menolak untuk menerima 6.200 migran yang dialokasikan di bawah skema kuota Uni Eropa yang dirancang untuk berbagi beban mengambil dalam jumlah besar migran dan pengungsi yang datang ke Eropa selama masa lalu dua tahun. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA