Serangan teror itu diketahui terjadi di dekat Gedung Parlemen Inggris (Rabu, 22/3). Seorang penyerang tunggal ditembak mati setelah ia menggunakan mobil untuk menabrak para pejalan kaki dan menikam polisi di luar gedung parlemen hingga tewas.
Akibat serangan itu, tiga orang dan satu polisi tewas. Sementara itu ada sekitar 20 orang lainnya yang terluka.
Pemimpin Perancis dan Jerman menyatakan pesan duka cita bagi Inggris.
Presiden Amerika Serikat pun menyampaikan belasungkawa dan memuji pasukan keamanan Inggris.
Di antara 20 orang terluka oleh mobil, tiga di antaranya adalah warga Perancis dan dua warga Rumania.
Sebagai bentuk simpati, di Paris, lampu Menara Eiffel dimatikan pada tengah malam kemarin. Itu adalah bentuk penghormatan kepada para korban.
Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan solidaritas dengan warga Inggris.
"Terorisme adalah perhatian kita semua dan Perancis tahu bagaimana orang-orang Inggris menderita hari ini,"kata Hollande.
Pesan senada disampaikan oleh Kanselir Jerman Angela Merkel.
"Saya ingin mengatakan untuk Jerman dan warganya: kita berdiri teguh dan tegas oleh pihak Inggris dalam memerangi segala bentuk terorisme," tambahnya.
Presiden AS Donald Trump juga telah berbicara melalui telepon kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk menyampaikan belasungkawa dan memuji respon yang efektif dari layanan keamanan Inggris.
Trump berjanji akan melakukan kerjasama penuh dalam membawa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ke pengadilan.
[mel]
BERITA TERKAIT: