
Jauh di bawah monumen yang dihancurkan oleh kelompok militan ISIS di Mosul, arkeolog Irak telah menemukan ukiran yang berasal dari hampir 2.000 tahun lalu.
Ukiran itu ditemukan di jaringan terowongan yang digali oleh kelompok ISIS.
Baru berukir itu muncul untuk mewakili imam dan upacara keagamaan.
Terowongan digali di bawah gundukan tinggi yang rusak pada tahun 2014 ketika ISIS meledakkan sebuah masjid peninggalan abad ke-12.
Ukiran yang ditemukan itu mungkin diukir dalam abad ke-5 atau ke-6 Sebelum Masehi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: