
Maskapai penerbangan Etihad Airways mengambil langkah ekstra terhadap penumpang yang hendak melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.
Maskapai tersebut mengeluarkan saran agar para penumpang untuk berkonsultasi dengan misi dilpomatik Amerika Serikat sebelum melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.
Tindakan Etidah itu diambil terkait perintah eksekutif Presiden Donald Trump terkait kunjungan oleh warga negara dari enam negara mayoritas Muslim.
Langkah itu mulai berlaku per tanggal 16 Maret. Ini hanya berlaku untuk pemohon visa baru, yang berarti sekitar 60.000 orang yang visanya dicabut oleh perintah sebelumnya sekarang akan diizinkan untuk masuk.
"Kami sangat mendorong semua tamu yang merupakan warga negara dari negara-negara tersebut untuk berkonsultasi dengan kedutaan Amerika Serikat terdekat atau konsulat untuk memastikan mereka secara hukum berhak untuk masuk ke Amerika Serikat," kata seorang juru bicara Etihad seperti dimuat
Reuters.
Diketahui bahwa perintah eksekutif Trump per tanggal 27 Januari lalu melarang pengungsi dan warga negara dari enam negara mayoritas Muslim di dunia untuk masuk ke Amerika Serikat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: