Malaysia Amankan Tujuh Orang Terkait Terorisme, Satu Di antaranya WNI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 05 Maret 2017, 19:09 WIB
Malaysia Amankan Tujuh Orang Terkait Terorisme, Satu Di antaranya WNI
WNI yang diamankan Kepolisian Malaysia (tengah)/CNA
Kecil Besar
rmol news logo Sebanyak tujuh orang telah diamankan karena diduga terlibat dalam kegiatan teroris pada akhir Februari lalu.

Begitu pengumuman dari kepolisian Malaysia (Minggu, 5/7)

Dalam sebuah pernyataan, inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar mengatakan bahwa dua tersangka diamankan pada 21 Februari lalu karena memiliki hubungan dengan sel ISIS.

Mereka yang ditangkap adalah seorang warga Malaysia berusia 41 tahun dan seorang warga Indonesia berusia 28 tahun. Mereka bekerja sebagai teknisi pabrik ketika ditangkap di Kepong Kuala Lumpur.

Investigator mengungkapkan bahwa mereka telah menerima petunjuk dari Mohamad Wanndy Mohamad Jedi untuk melakukan serangan bom menggunakan kendaraan besar dengan alat peledak di Malaysia sebelum bergabung dengan ISIS di Suriah.

Mohamad Wandy sendiri diketahui merupakan seorang warga negara Malaysia yang terkait dengan ISIS di Suriah. Ia terkait dengan serangan di klub malam Movida di Puchong tahun lalu.

Sementara itu tersangka ketiga adalah pria berusia 37 tahun dari Asia Timur. Ia ditangkap pada 23 Februari di Petaling Jaya Selangor. Ia diyakini sebagai anggota kelompok teroris dari Asia Timur yang menggunakan Malaysia sebagai tempat transit.

Kemudan ada juga empat orang warga Yaman yang diamankan pada 26 Februari di Serdang dan Cuberjaya Selangor. Polisi menyebut bahwa mereka merupakan bagian dari kelompok pemberontak Yaman dan terlibat dalam sindikat pemalsuan dokumen.

Keempatnya saat ini masih menjalani proses hukum terkait dengan terorisme. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA