Sekjen OKI: Islamophobia Semakin Terlembaga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 03 Maret 2017, 17:18 WIB
Sekjen OKI: Islamophobia Semakin Terlembaga
Ilustrasi/Net
Kecil Besar
rmol news logo Diskriminasi terhadap umat Islam dan Islamofobia saat ini semakin terlembaga dan diabadikan dalam hukum.

"Ini adalah skenario yang menakutkan bagi dunia yang toleran yang tidak satupun dari kita ingin anak-anak kita hidup di dalamnya, karena itu kami perlu memainkan peran kami," kata Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Yousef Al-Othaimeen.

OKI sendiri diketahui merupakan organisasi yang terdiri dari 57 negara dengan mayoritas Islam.

Ia mengkritik pembatasan yang diselimuti dengan hukum yang mendiskriinasi umat Islam. Meskipun demikian, ia tidak secara langsung menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kebijakan-kebijaknnya yang cenderung tidak berpihak pada umat Islam.

Lebih lanjut, ia meminta PBB untuk mengalihkan perhatiannya pada pengobatan minoritas muslim Rohingya di Myanmar.

Ia pun menyoroti apartheid di mana Muslim yang tinggal di Israel dan Palestina serta mengajak PBB menyoroti saudara muslim di Suriah yang menderita pasca konflik. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA