Khawatir Peretasan, Orang Tua Jerman Diminta Hancurkan Boneka Cayla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 17 Februari 2017, 18:20 WIB
Khawatir Peretasan, Orang Tua Jerman Diminta Hancurkan Boneka Cayla
Boneka Cayla/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Pengawas resmi di Jerman mengatakan kepada orang tua untuk menghancurkan boneka berbicara yang disebut Cayla karena teknologi cerdas yang dapat mengungkapkan data pribadi.

Peringatan itu dikeluarkan oleh Badan Federal Jaringan (Bundesnetzagentur), yang mengawasi telekomunikasi.

Para peneliti mengatakan hacker dapat menggunakan perangkat bluetooth tidak aman tertanam dalam mainan untuk mendengarkan dan berbicara dengan anak bermain dengan itu.

Produsen mainan tersebut belum mengomentari peringatan Jerman.

Kelompok Toy Vivid, yang mendistribusikan boneka Cayla sebelumnya mengatakan bahwa contoh hacking diisolasi dan dilakukan oleh spesialis.

Namun distributor mengatakan perusahaan akan mengambil informasi dan memperbaharui aplikasi yang digunakan dengan boneka.

Akan tetapi para ahli telah memperingatkan bahwa masalah belum diperbaiki.

Boneka Cayla diketahui dapat menanggapi pertanyaan pengguna dengan mengakses internet. Sebagai contoh, jika seorang anak bertanya kepada boneka "Apakah sebutan untuk kuda kecil?" maka boneka akan menjawab, "Itu disebut anak kuda".

Sebuah kerentanan dalam perangkat lunak Cayla ini pertama kali terungkap Januari 2015.

Pengaduan telah diajukan oleh kelompok konsumen Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Selain masalah perlindungan data, hack yang memungkinkan orang asing untuk berbicara langsung kepada anak-anak melalui boneka My Friend Cayla telah terbukti menjadi mungkin.

Di bawah hukum Jerman, adalah ilegal untuk menjual atau memiliki perangkat pengawasan. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA