Ia adalah Kevin King dari Amerika Serikat dan Timothy Weekes dari Australia. Keduanya merupakan profesor yang mengajar di Universitas Amerika di Afghanistan.
Mereka diculik pada bulan Agustus lalu oleh sekelompok orang yang keluar dari kendaraan di luar kampus dengan menggunakan seragam pasukan keamanan.
Tak lama setelah penculikan, Taliban mengklaim aksi tersebut. Bulan lalu, pasukan Amerika Serikat di Afghanistan gagal melakukan upaya penyelamatan keduanya.
Dalam video yang diposting online oleh Taliban baru-baru ini, kedua profesor itu mengatakan bahwa mereka dalam kondisi baik.
Namun keduanya memintan Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump untuk menawarkan pertukaran tawanan untuk pembebasan mereka.
Keduanya juga mengatakan bahwa mereka akan dibunuh jika tidak ada negosiasi itu.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menolak mengomentari video tersebut. Namun mereka mengkonfirmasi keaslian video tersebut.
Sedangkan Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan bahwa kerjasama telah dijalin dengan pemerintah lainnya untuk menjamin pembebasan keduanya.
[mel]
BERITA TERKAIT: