
Sebanyak lima puluh orang Maroko dan lima penjaga perbatasan Spanyol terluka setelah insiden pelemparan baru oleh sekitar 1.100 migran Afrika di pagar perbatasan.
Para migran itu berusaha untuk mencapai kantong wilayah Spanyol di Afrika Utara, Ceuta.
Hanya ada dua orang yang berhasil melewati perbatasan. Namun keduanya segera dilarikan ke rumah sakit karena terluka setelah memanjat pagar setinggi sekitar enam meter.
BBC bahkan mengabarkan bahwa salah satu penjaga perbatasan kehilangan salah satu matanya akibat lemparan batu.
Polisi perbatasan memang memperkatat penjagaan setelah lebih dari 400 migran berhasil melewati pagar Ceuta pada Desember kemarin,
Mereka yang berupaya asuk adalah migran Afrika yang tinggal secara ilegal di Maroko. Mereka berupaya masuk ke wilayah kantong Eropa, Ceuta dan Melilla.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: