Ia juga menyebut bahwa dirinya menderita penyakit Buerger, penyebab penyumbatan di pembuluh darah yang berkaitan dengan kebiasaan merokok semasa mudanya.
"Saya merasakan migrain ini sehari-hari," kata Duterte di sela pertemuan dengan para pemimpin bisnis awal pekan ini.
"Saya memiliki banyak masalah dengan tulang belakang saya. Apa yang saya miliki adalah benar-benar penyakit Buerger. Ini adalah hal yang diperoleh yang Anda dapatkan dari merokok, karena nikotin," tambahnya seperti dimuat
Reuters.
Duterte juga bercerita soal saran dokter untuk melakukan operasi pada tulang belakang. Namun istrinya yang seorang perawat keberatan dengan saran itu. Pasalnya, ia menilai bahwa terkadang ada operasi tulang belakang yang salah.
"Jika kalian melihat saya selalu dalam suasana hati sedih, saya benar-benar mendorong saraf di sini untuk mengurangi rasa sakit," kata Duterte sambil menyentuh sisi kanan wajahnya.
Namun walau bagaimana pun, juru bicara kepresidenan Ernesto Abella mengatakan bahwa penyakitnya itu tidak mempengaruhi pekerjaanya sebagai presiden.
Tapi Duterte tercatat pernah melewatkan beberapa acara selama pertemuan pengelompokan ASEAN dari negara-negara Asia Tenggara di Laos pada bulan September dan puncak Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik bulan lalu di Peru, karena serangan migrain dan sakit di bagian perut yang buruk.
[mel]
BERITA TERKAIT: