Hingga Triwulan II 2026, kapitalisasi pasar CREC melonjak tajam mendekati 900 juta Dolar AS (sekitar Rp14,7 triliun), tumbuh hampir 50 persen dibandingkan posisi Juni 2025 yang berada di angka 600 juta Dolar AS. Atas lonjakan kinerja tersebut, Pertamina NRE resmi mengantongi dividen.
Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menegaskan pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa investasi energi bersih perseroan dikelola dengan disiplin tata kelola (
governance) yang ketat serta kalkulasi keekonomian yang tepat sasaran.
“Pembagian dividen dari CREC dalam kurun waktu setahun menjadi bukti bahwa investasi yang kami lakukan tidak hanya memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga telah memberikan manfaat finansial yang nyata,” ujar Sri Nur Hidayati dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 28 Juni 2026.
Senada dengan itu, Direktur CREC yang mewakili Pertamina NRE, Eri Reksoprojo, mengungkapkan bahwa investasi ini mencatatkan
Return on Investment (ROI) yang sangat menggembirakan bagi kantong perusahaan.
"Perolehan dividen dan capaian ROI sebesar 43,4 persen yang menggembirakan ini merupakan cerminan dari sebuah inisiatif investasi yang dilakukan secara disiplin, akuntabel, dan mengedepankan tata kelola," tegas Eri.
Eri menambahkan, keberhasilan finansial ini memperkuat fundamental bisnis Pertamina NRE sekaligus meningkatkan posisi tawar (
bargaining power) perusahaan untuk membidik peluang investasi unggulan lainnya di masa depan.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: