
Rusia menolak klaim Amerika Serikat yang menyebut bahwa Moskow ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika Serikat baru-baru ini.
Direktur Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebut bahwa tudingan tersebut merupakan bagian dari pertikaian antar badan intelijen Amerika Serikat.
"Sepertinya pertikaian dangkal antara layanan keamanan Amerika Serikat," kata Zakharova seperti dimuat Press TV.
Diketahui bahwa dalam dalam sebuah laporan CIA terbaru diakui bahwa Rusia telah mengganggu pemilu Amerika Serikat awal November lalu dengan membantu kemenangan Donald Trump.
Laporan tersebut pertama kali diterbitkan di Washington Post pekan lalu. Badan-badan intelijen AS telah mengidentifikasi individu dengan dugaan koneksi ke pemerintah Rusia yang bertindak sebagai bagian dari operasi Rusia yang lebih luas untuk membuat Trump unggul dan mengurangi kemungkinan saingannya Hillary Clinton untuk menang.
Trump sendiri merespons laporan tersebut dengan menyebutnya sebagai hal yang konyol.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: