RMOL. Sejumlah senator Filipina mengkritik cara Presiden Rodrigo Duterte dalam melaksanakan kampanye perang melawan narkoba,
Dalam sebuah pernyataan bersama, senator-senator tersebut mengatakan bahwa kampanye itu haruslah dilakukan dalam batas-batas hukum yang ada.
Diketahui bahwa sejak Duterte resmi memimpin Filipina 1 Juli lalu, tercatat setidaknya ada 2.004 orang telah tewas oleh petugas untuk membela diri selama operasi anti-narkoba.
Sementara itu ada sekitar 3.060 kasus yang masih berstatus "diinvestigasi".
Senator sendiri mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti yang jelas bahwa meningkatnya jumlah pembunuhan di luar hukum itu disponsori oleh negara.
Duterte sendiri kerap membantah bahwa polisi Filipina telah melakukan pembunuhan di luar hukum.
"Perang melawan narkoba harus dimenangkan dalam sistem hukum dan presiden harus memimpin dalam mengingatkan orang-orang dari pesan ini," kata para senator-senator tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: