
Setidaknya 50 ribu miitan kelompok militan ISIS telah tewas sejak pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat mulai melancarkan serangan di Irak dan Suriah dua tahun lalu.
Menurut sumber militer Amerika Serikat seperti dimuat
BBC menggambarkan bahwa angka itu menunjukkan kekuatan udara yang mereka lancarkan.
Serangan udara koalisi tersebut masih bisa ditingkatkan di tempat-tempat seperti Mosul di mana ISIS tengah berjuang mempertahankan lawan.
Namun demikian, angka itu hanyalah perkiraan kasar militer Amerika Serikat.
ISIS sendiri diketahui telah kehilangan banyak lahan sejak 2014 sejak pasukan koalisi Amerika Serikat, Rusia dan sejumlah negara lainnya melancarkan misi menekan ISIS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: