
Polisi Eropa memperingatkan bahwa militan ISIS memiliki rencana untuk meningkatkan serangan di Eropa.
Pasalnya, para militan itu terdesak di Timur Tengah akibat serangan agresif pemerintah. Sehingga militan asing yang bergabung dengan ISIS akan berusaha kembali ke Eropa untuk melancarkan sejumlah serangan yang telah direncanakan.
Di antara taktik yang akan digunakan untuk serangan, menurut keterangan Europol dalah bom mobil, penculikan dan juga pemerasan.
Namun demikian sejauh ini belum ada dugaan bahwa serangan menargetkan infrastruktur penting seperti situs nuklir.
Militan ISIS saat ini lebih memilih sasaran lunak dan lebih menekankan pada aktor tunggal seperti pelaku serangan truk di Nice pada Juli lalu.
Hal ini juga meningkatkan kewaspadaan soal adanya militan yang menyelinap di antara para pengungsi Suriah dan Timur Tengah yang membanjiri Eropa.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: