Ronald dela Rosa, kepala polisi nasional, mengatakan rencana itu diungkapkan oleh dua orang yang ditangkap atas penanaman bom di dekat kedutaan besar Amerika Serikat di Manila awal pekan ini.
"Orang-orang ini berencana meledakkan bom di sebuah taman umum, tapi gagal, maka mereka menanam alat peledak buatan lain dekat kedutaan AS," kata Dela Rosa seperti dimuat
Reuters (Kamis, 1/11).
Ia juga memperingatkan bahwa ada tiga orang lainnya yang telah teridentifikasi terkait dengan plot, namun mereka berhasil melarikan diri.
"Saya menyarankan masyarakat untuk waspada, berhati-hati, tapi jangan panik. Nikmati Natal Anda," katanya, menambahkan bahwa pemeriksaan akan ditetapkan sekitar ibukota.
Sebuah ponsel kabel untuk bom mortir 81-mm ditemukan oleh penyapu jalan dekat kedutaan besar Amerika Serikat awal pekan ini. Polisi segera datang dan menjinakkan bom.
Polisi kemudian melakukan penelusuran kepada sejumlah orang di utara Manila dan akhirnya berhasil menangkap dua orang pelaku. Keduanya mengendarai mobil dan meletakkan peledak di dekat Kedubes AS di Manila.
[mel]
BERITA TERKAIT: