Setidaknya 46 anggota penjaga Raja Charles Wesley Mumbere, raja suku di Uganda tewas setelah memerangi polisi dan tentara di bagian barat Uganda. Mereka terlibat bentrok dengan parang, tombak dan bom bensin.
Dalam kejadian tersebut, 16 polisi juga tewas.
Polisi berhasil mengamankan Mumbere akhir pekan kemarin pasca bentrok karena mendorong para pendukungnya untuk membuat negara baru di area yang berbatasan dengan Kongo.
"Sejauh ini kami berhasil membunuh 46 penjaga kerajaan dan kami juga menangkap 139 lainnya," kata juru bicara polisi Mansur Suwed.
Polisi juga menyita sebuah senapan, pistol, empat walkie-talkie dan pisau dari loyalis raja tersebut.
"Kota ini tenang tapi kami masih berpatroli dan memantau. Kami telah membakar semua kamp mereka dan juga kami telah mengambil alih istana kerajaan," kata Suwed seperti dimuat Reuters.
[mel]
BERITA TERKAIT: