Ini adalah tahun kelima Kedubes Kolombia mengikuti acara yang bertujuan untuk mencari dana guna perbaikan sosial, seperti panti asuhan, panti jompo, sekolah untuk penyandang disabilitas, pusat rehabilitasi mental dan rumah sakit umum.
Bazar amal tahunan ini melibatkan lebih dari 50 misi diplomatik dan
utamanya dipimpin oleh para istri sejumlah Duta Besar terakreditasi di Jakarta.
Setiap negara akan memiliki sebuah stan di mana Anda dapat mengenali lebih lanjut kebudayaan, seni, dan masakan dan berbagai produk tradisional mereka.
Tahun ini, Kolombia akan hadir dengan pameran perhiasan asli suku Indian Kamentsa, yang umumnya berdiam di Putumayo dan Nariño, wilayah barat daya Kolombia. Perhiasan-perhiasan ini ditenun dengan manik-manik berwarna mewakili keragaman bentuk dan warna asli alam selatan negara itu.
Stan Kolombia juga akan menghadirkan kerajinan tangan dan perhiasan eksklusif buatan para desainer asli Kolombia yang tinggal di Jakarta, yang menggabungkan benda-benda Para Sejarah Kolombia dengan batu-batuan dari Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Selain itu juga tersedia untuk dijual benda-benda berbahan seperti tagua (bibit kelapa) dan tas tradisional mochila asal suku Indian Wayuu dari belahan utara negara itu.
Keuntungan yang didapat dari penjualan di bazar ini akan digunakan untuk mendukung program Kesejahteraan Sosial yang disponsori oleh Women’s International Club (WIC).
[mel]
BERITA TERKAIT: