Protes Soal Penarikan Dua Pecahan Rupee. Oposisi Siap Kerahkan Ribuan Orang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 28 November 2016, 13:19 WIB
Protes Soal Penarikan Dua Pecahan Rupee. Oposisi Siap Kerahkan Ribuan Orang
Antrian di bank di India/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Partai oposisi India akan mengerahkan ribuan orang dalam protes nasional menentang keputusan pemerintah untuk melarang peredaran dua pecahan uang kertas utama.

Belum dirilis pasti kapan aksi unjuk rasa besar-besaran itu akan dilakukan di India.

Diketahui bahwa awal bulan ini, pemerintah India melarang penggunaan uang pecahan 500 dan 1.000 rupee. Padahal, dua pecahan tersebut merupakan yang paling banyak beredar di masyarakat India.

Akibat keputusan tersebut, terjadi antrian panjang di setiap ATM di India dan bank karena masyarakat berbondong-bondong melakukan pertukaran mata uang lama mereka.

Permasalahan terjadi di masayrakat India karena sekitar 90 persen dari transaksi India adalah tunai dan banyak orang tidak memiliki rekening bank.

Perdana Menteri Narendra Modi menekankan bahwa langkah tersebut merupakan tindakan anti-korupsi, ia pun menyerukan masyarakat India untuk lebih banyak melakukan transaksi non-tunai.

Namun parta-partai oposisi menentang langkah itu dan menyebut bahwa aturan pemerintah itu salah penanganan dan menuntut Modi untuk meminta maaf. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA