Trump: Saya Menang Popular Vote Bila Tak Ada Jutaan Suara Ilegal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 28 November 2016, 12:40 WIB
Trump: Saya Menang Popular Vote Bila Tak Ada Jutaan Suara Ilegal
Donald Trump/The Guardian
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump kembali melontarkan tudingan kepada mantan rivalnya dalam pemilu kemarin, Hillary Clinton.

Ia menyebut bahwa ia akan memenangan popular vote bila suara dari jutaan orang yang memilih secara ilegal dipangkas.

"Selain memenangkan Electoral College pada sebuah tanah longsor, saya juga memenangkan popular vote jika Anda memotong jutaan orang yang memilih secara ilegal," kata Trump dalam akun Twitternya akhir pekan kemarin.

Namun demikian ia tidak membeberkan lebih lanjut bukti soal tudingannya tersebut.

Diketahui bahwa dalam pemilu Amerika Serikat awal November kemarin, Trump memang memenangkan suara tertinggi dalam Electoral College dan menjadikannya Presiden Amerika Serikat selanjutnya, namun ia kalah dalam popular vote.

Pernyataan Trump itu dibuat di tengah upaya capres dari Green Party Jill Stein untuk mengajukan upaya perhitungan suara ulang di tiga negara bagian Amerika Serikat di mana ia dan sejumlah pihak menduga terjadi kecurangan. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA