Permintaan perhitungan ulang itu diajukan oleh calon presiden dari Green Party Amerika Serikat Jill Stein.
Ia merupakan salah satu sosok yang gencar menyerukan perhitungan suara ulang di sejumlah negara bagian di mana Trump unggul tipis dari Hillaty. Ia menduga ada kecurangan atau campur tangan hacker atau peretas dalam proses pehitungan suara di tiga negara bagian, yakni Wisconsin, Michigan dan Pennsylvania.
Bila hasil perhitungan ulang suara di Wisconsin menyatakan HIllary menang, hal itu tidak serta merta menyebabkan pembatalan kemenangan Trump. Pasalnya, Wisconsin hanya memiliki 10 electoral vote penting.
Namun bila Hillary dinyatakan menang juga di Michigan yang memiliki 16 electoral vote dan Pennsylvania dengan 20 electoral vote, maka hal itu bisa membuat kemenangan Trump digagalkan.
"Komisi telah menerima petisi perhitungan suara ulang," kata Komisi Pemilihan di Wisconsin.
Ia menambahkan bahwa rincian akan segera dirilis.
Sementara itu Stein menyebut bahwa penghitungan ulang akan dimulai minggu depan. Jumat adalah batas waktu untuk permintaan.
[mel]
BERITA TERKAIT: