
Presiden Kolombia Juan Manuel Santos menyebut bahwa ia akan mendonasikan uang yang ia peroleh dari Hadiah Nobel untuk membantu para korban konflik 52 tahun di negara tersebut.
Konflik yang dimaksud adalah perselisihan antara pemerintah Kolombia dan kelompok pemberontak FARC yang terjadi sejak lebih dari lima dekade terakhir. Konflik telah menyebabkan 260.000 orang tewas dan lebih dari enam juta pengungsi di Kolombia.
Santos sendiri merupakan tokoh yang gencar mendorong proses kesepakatan damai dengan FARC melalui mediasi Kuba sejak beberapa tahun terakhir.
Kesepakatan damai itu pekan lalu ditolak oleh sejumlah pihak di Kolombia dalam referendum. Namun upaya negosiasi masih terus dilakukan Santos untuk merealisasikan kesepakatan damai.
Berkat upaya yang dilakukannya itu, Santos diganjar hadiah Nobel Perdamaian baru-baru ini.
"Tadi malam, saya bertemu dengan keluarga saya dan kami telah memutuskan untuk menyumbangkan delapan juta krona Swedia untuk para korban," kata Santos seperti dimuat BBC.
Pengumuman itu dibuatnya akhir pekan kemarin di kota Bojaya di wilayah barat daya Choco, Kolombia usai menggelar upacara keagamaan bagi orang-orang yang terkena imbas konflik.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: