Presiden Palestina: Inggris Harus Minta Maaf Soal Deklarasi Balfour

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 23 September 2016, 17:34 WIB
Presiden Palestina: Inggris Harus Minta Maaf Soal Deklarasi Balfour
Mahmoud Abbas/Reuters
Kecil Besar
rmol news logo Inggris harus meminta maaf atas Deklarasi Balfour yang berisi dukungan atas berdirinya Israel di tanah Palestina pada tahun 1917 lalu.

Begitu kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Kamis (22/9) saat berbicara di hadapan Majelis Umum PBB.

Abbas mengatakan bahwa rakyat Paletina telah sangat menderita karena deklarasi Balfour di mana Inggris memberikan dukungan untuk pembentukan sebuah rumah nasional bagi orang-orang Yahudi di Palestina. Abbas menyebut bahwa hal tersebut seharusnya tidak merusak hak orang lain.

"Kami meminta Inggris, karena kita mendekati 100 tahun sejak deklarasi terkenal ini, untuk menarik pelajaran yang diperlukan dan menanggung sejarahnya, hukum, politik, material dan tanggung jawab moral atas konsekuensi dari deklarasi ini, termasuk permintaan maaf kepada rakyat Palestina untuk bencana, penderitaan dan ketidakadilan deklarasi ini dibuat dan bertindak untuk memperbaiki bencana ini dan memperbaiki konsekuensinya, termasuk oleh pengakuan negara Palestina," kata Abbas.

"Ini adalah hal yang paling mungkin dapat dilakukan Inggris," sambungnya.

Belum ada komentar dari perwakilan Inggris di PBB.

Untuk diketahui bahwa Deklarasi Balfour adalah surat tertanggal 2 November 1917 dari Menteri Luar Negeri Inggris saat itu, Arthur James Balfour, kepada Lord Rothschild, pemimpin komunitas Yahudi Inggris, untuk dikirimkan kepada Federasi Zionis.

Surat itu menyatakan posisi yang disetujui pada rapat Kabinet Inggris pada 31 Oktober 1917, bahwa pemerintah Inggris mendukung rencana-rencana Zionis untuk membangun ‘tanah air’ bagi Yahudi di Palestina, dengan syarat bahwa tak ada hal-hal yang boleh dilakukan yang mungkin merugikan hak-hak dari komunitas-komunitas yang ada di sana. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA