Eko Sulistio Berhasil Tancapkan Merah Putih Di Puncak Kimanjaro

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 08 Agustus 2016, 04:31 WIB
Eko Sulistio Berhasil Tancapkan Merah Putih Di Puncak Kimanjaro
Eko Sulistio
Kecil Besar
rmol news logo Eko Sulistio berhasil menaklukkan Kilimanjaro. Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka ini mencapai puncak gunung tertinggi di Benua Afrika tersebut setelah menempuh perjalanan selama delapan hari dimulai dari gerbang pendakian Machame Gate.

"Machame Gate adalah pintu gerbang pendakian. Di sini kita mengisi formulir pendaftaran, cek kesehatan, cek peralatan, cek porter dan guide sebelum melakukan pendakian," jelas Eko, dalam siaran pers yang diterima dari Kwarnaa Pramuka (Senin, 8/8).

Di puncak gunung dengan ketinggian 5895 MDPL ini pun Eko menancapkan Bendera Indonesia dan Bendera Gerakan Pramuka.

"Perjuangan ini semata-mata untuk memperingati Hari Pramuka Ke-55 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-71. Alhamdulillah, bendera Pramuka dan Merah Putih berkibar di gunung tertinggi di Afrika ini," ucapnya dengan penuh semangat.

Eko mendaki Kilimanjaro bersama pihak KBRI dari Nairobi, Adit, dan ditemani 19 orang porter, tiga guide, dan satu dokter.

Ia menuturkan, banyak sekali tantangan yang harus dilalui pendaki untuk sampai ke puncak, salah satunya seperti, pusing, tidak nafsu makan, halusinasi, dan penyakit ketinggian.

"Ini adalah perjalanan yang luar biasa dalam hidup saya, karena tidak semua orang mampu menjalankan pendakian ini. Jalan terjal, cuaca ekstrim, dengan suhu -15 derajat celcius, oksigen semakin menipis tetap harus kita hadapi," ucapnya.


Sementara itu, Adhyaksa Dault, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada KBRI Nairobi dan Eko Sulistio. Karena menurutnya, pendakian Kilimanjaro ini ini bukan semata soal kekuatan fisik, tapi juga kekuatan pikiran dan motivasi.

"Kalau soal fisik saja, Kak Eko dan tim sangat mungkin gagal. Tapi kan tidak, nyatanya ia berhasil mengibarkan Bendera Indonesia dan Bendera Gerakan Pramuka di Puncak tertinggi Afrika. Kenapa?, karena sebelum berangkat, pikirannya sudah ada di puncak, ada motivasi besar ingin membahagiakan banyak orang," demikian Adhyaksa Dault.

Kilimanjaro merupakan gunung tertinggi di Benua Afrika. Masyarakat lokal menyebutnya Kilima Dscharo atau Oldoinyo Oibor yang artinya gunung putih. Kilimanjaro setiap tahunnya dikunjungi sekitar 15.000 pendaki, dan 40% di antaranya berhasil sampai ke puncak. [zul]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA