Libatkan Wanita, PBB Apresiasi Perdamaian Kolombia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 25 Juli 2016, 12:09 WIB
Libatkan Wanita, PBB Apresiasi Perdamaian Kolombia
kolombia/net
Kecil Besar
rmol news logo PBB menyambut baik kesepakatan damai yang baru-baru ini disapai oleh pemerintah Kolombia dan kelompok pemberontak FARC untuk mengakhiri konflik.

PBB mengapresiasi salah satu pasal dalam perjanjian damai tersebut yang memasukkan wanita sebagai bagian penting perdamaian.

Diketahui bahwa FARC memberikan jaminan khusus untuk perempuan sebagai bagian dari perjanjian damai.

Kedua belah pihak kemudian sepakat bahwa perempuan akan memiliki akses dan hak yang sama atas tanah setelah kesepakatan damai akhir ditandatangani.

Selain itu, sebuah komisi khusus juga akan dibentuk untuk menginvestigasi kekerasan seksual yang terjadi selama konflik 50 tahun terjadi.

Wanita Kolombia yang terlantar akibat konflik diketahui sering memimpin perjuangan untuk hak tanah dan menderita kekerasan seksual.

Kepala UN Women Phumzile Mlambo-Ngcuka mengatakan bahwa PBB harus menggunakan Kolombia sebagai contoh baik di hadapan negara-negara konflik lainnya.

"Masalah kekerasan terhadap perempuan, khususnya, kekerasan seksual, belum menyapu di bawah karpet, telah membuat prioritas sehingga korban dapat mencari keadilan," katanya.

"Hal ini tidak terjadi di perjanjian damai lainnya, sehingga telah menjadi peristiwa bersejarah," sambungnya seperti dimuat BBC. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA