Hal itu disampaikan oleh Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh. Ia menyebut, pada bulan lalu Iran berhasil mengekspor minyak mentah sebanyak 1,75 barel per hari. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar sejak tahun 2012 lalu.
Peningkatan ekspor minyak mentah Iran itu terjadi setelah adanya pencabutan sanksi yang dilakukan oleh negara-negara Barat awal tahun ini.
Zangeneh juga mengatakan Iran akan mengambil bagian dalam diskusi tentang kemungkinan pembekuan produksi minyak mentah setelah output mencapai 4 juta barel per hari.
Iran sendiri saat ini tengah berusaha mendapatkan kembali pangsa pasar setelah pencabutan sanksi. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]
BERITA TERKAIT: