Iran Uji Coba Rudal, Israel Serukan Langkah Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 13 Maret 2016, 10:31 WIB
Iran Uji Coba Rudal, Israel Serukan Langkah Hukum
uji coba rudal iran/net
Kecil Besar
rmol news logo Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan agar kekuatan dunia segera mengambil langkah hukum terhadap Iran menyusul uji coba rudal balistik pekan lalu.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis kantor Perdana Menteri Israel, disebutkan bahwa Netanyahu menginstruksikan agar Kementerian Luar Negeri Israel menarik lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB beserta Jerman untuk bertindak.

"(Mereka) harus mengambil langkah-langkah hukuman segera, menyusul pelanggaran kotor yang diulang oleh Iran dalam hal roket," kata pernyataan itu seperti dimuat Reuters (Minggu, 13/3).

Diketahui bahwa Garda Revolusi Iran melakukan serangkaian tes rudal balistik pekan lalu. Hal itu dinilai sebagai sebuah ancaman oleh Israel.

Terlebih lagi, pimpinan senior Harda Revolusi Iran sempat menyebut bahwa uji coba rudal jarak menengah itu dirancang agar bisa mencapai Israel.

"Alasan mengapa kita merancang rudal dengan jangkauan 2.000 kilometer adalah agar bisa mencapai musuh kita, rezim zionis dari jarak aman," kata Bigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh.

Namun demikian Amerika Serikat sendiri mengatakan bahwa tes rudal yang dilakukan Iran tidak melanggar ketetntuan perjanjian antara Iran dan enam kekuatan dunia yang dijalin sejak Juli 2015 lalu. Pasalnya, pembatasan rudal serta embargo senjata terhadap Iran secara teknis bukan merupakan bagian dari perjanjian nuklir tersebut. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA