Juru bicara parlemen Lebanon Nabih Berri memberi sinyal bahwa kesepkatan untuk pemilihan presiden baru hampir selesai.
Dalam sebuah wawancara dengan media lokal seperti dimuat Reuters (Jumat, 11/3), ia menyebut bahwa persiapan pemilihan presiden sudah benar-benar matang dan siap untuk dilakukan.
Komentarnya itu membawa harapan baru atas vakumnya kepemimpinan di Lebanon sejak sekitar dua tahun terakhir.
Penyataan tersebut dipublikasikan setelah mantan Perdana Menteri Libanon Saad al-Hariri, yang didukung oleh Arab Saudi, mengatakan ia yakin parlemen akan memilih presiden pada 23 Maret atau pada sesi berikutnya di bulan April tahun ini. [mel]
BERITA TERKAIT: