Fisikawan itu, bersama ratusan ilmuan lainnya, menilai bahwa bila Inggris meninggalkan Uni Eropa, maka akan membawa bencana bagi ilmu pengetahuan serta universitas di Inggris.
"Pertama, peningkatan pendaan telah mendongkrak level ilmu pengetahun Eropa secara keseluruhan, dan Inggris secara khusus, karena kami memiliki keunggulan kompetitif," begitu isi penyataan ratusan ilmuan itu dalam sebuah surat pernyataan bersama seperti dimuat
Reuters (Kamis, 10/3).
Kedua, masih dalam pernyataan yang sama, para ilmuan menyebut bahwa mereka tengah merekrut peneliti dan ilmuan terbaik lainnya dari kawasan Eropa, termasuk mereka yang mendapatkan beasiswa Uni Eropa.
"Mampu menarik dan mendanai warga-warga Eropa yang paling berbakat bisa menjamin masa depan ilmu pengetahuan Inggris dan juga mendorong para ilmuwan terbaik di tempat lain untuk datang ke sini," sambung pernyataan tersebut.
Mereka mengatakan Swiss, yang membayar ke dalam Uni Eropa, sekarang berjuang untuk menarik bakat muda setelah pemungutan suara untuk membatasi pergerakan bebas pekerja.
Inggris sendiri diketahui akan menggelar pemungutan suara terkait isu keluar dari Uni Eropa pada referendum Juni mendatang.
[mel]
BERITA TERKAIT: