PBB Khawatir Uni Eropa-Turki Kirim Balik Pengungsi Suriah Ke Zona Perang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 09 Maret 2016, 12:17 WIB
PBB Khawatir Uni Eropa-Turki Kirim Balik Pengungsi Suriah Ke Zona Perang
ilustrasi/net
Kecil Besar
rmol news logo Seorang pejabat senior PBB Filippo Grandi mengaku sangat prihatin atas kesepakatan terbaru yang dijalin antara Uni Eropa dan Turki yang berpotensi mengembalikan pengungsi Suriah kembali ke zona perang.

Grandi yang merupakan komisaris tinggi PBB untuk pengungsi mempertanyakan legalitas kesepakatan yang dijalin oleh Uni Eropa dan Turki.

"Sebagai reaksi pertama saya sangat prihatin atas setiap pengaturan yang akan melibatkan dikembalikannya orang dari satu negara ke negara lain, tanpa memperhatikan pengamanan perlindungan pengungsi di bawah hukum internasional," ujarnya seperti dimuat The Guardian (Rabu, 9/3).

Dalam kesepakatan, Uni Eropa dan Turki sepakat dengan program pertukaran pengungsi yang kontroversial. Berdasarkan rencana, pengungsi Suriah di pulau-pulau Yunani akan dikembalikan ke Turki, sedangkan negara-negara Eropa akan mengambil pencari suaka yang saat ini tinggal di Turki.

Menanggapi kesepakan tersebut, di hadapan parlemen Eropa Strasbourg, Grandi mengatakan bahwa pencari suaka seharusnya hanya bisa dikembalikan ke negara-negara lain bila ada jaminan bahwa mereka tidak akan dikirim kembali ke tempat mereka telah melarikan diri.

Selain itu, negara penampung juga harus memastikan bahwa pencari suaka memiliki akses ke pekerjaan, kesehatan, pendidikan dan bantuan sosial. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA