Uni Eropa Serukan Turki Buka Perbatasan Bagi Pengungsi Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 07 Februari 2016, 15:15 WIB
Uni Eropa Serukan Turki Buka Perbatasan Bagi Pengungsi Suriah
pengungsi suriah/net
rmol news logo Uni Eropa menyerukan agar Turki membuka perbatasannya di Kilis bagi puluhan ribu warga Suriah yang melarikan diri dari konflik di dalam negeri.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini akhir pekan ini mengatakan bahwa di samping tanggungjawab hukum juga ada juga tanggungjawab moral untuk memberikan perlindungan bagi para pengungsi tersebut.

Mogherini mengatakan bahwa Uni Eropa menyediakan dana ke Turki untuk memastikan negara tersebut memiliki instrumen dan sumber daya yang berarti untuk melindungi serta menjadi tuan rumah bagi para pengungsi Suriah.

Namun demikian, Turki menyebut bahwa para pengungsi Suriah saat ini tetap berada di wilayah perbatasan Suriah. Namun demikian mereka mendapat bantuan makanan dan tempat tinggal tanpa perlu menyeberang ke Turki.

Sejauh ini diperkirakan ada sekitar 35 ribu warga Suriah yang melarikan diri setelah kota Aleppo diserang.

"Pintu kami tidak tertutup, namun kali ini belum ada kebutuhan untuk menjadi tuan rumah bagi mereka," kata Gubernur Kilis Suleyman Tapiz seperti dimuat BBC.

Turki sendiri telah menjadi tuan rumah terbesar bagi pengungsi Suriah. Sejauh ini ada sekitar 2,5 juta warga Suriah yang mengungsi di Turki. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA