Menurut keterangan pejabat pemerintah Qatar (Selasa, 29/12), Sheikh Hamad mengalami patah kaki pada libur akhir tahun ini. Karena itulah, Sheikh yang pernah memimpin Qatar pasca kudeta tak berdarah tahun 1995 hingga menyerahkan kekuasaan kepada putranya tahun 2013 lalu.
Ia menjalankan fisioterapi di Zurich dan saat ini masih dalam fase pemulihan.
Namun demikian tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai apa yang menyebabkan Sheikh Hamad mengalami patah kaki atau di mana ia mengalami patah kaki.
ABC News mengabatkan, ada spekulasi bahwa ia mengalami patah kaki saat berlibur ke Maroko. Pasalnya sebelum terbang ke Zurich, pesawat yang ditumpanginya terlebih dahulu berada di Maroko.
Sheikh Hamad sendiri saat ini berusia 63 tahun. Ia mengalami kondisi kesehatan yang memburuk selama beberapa tahun terakhir.
Selama 18 tahun kepemimpinannya, Sheikh Hamad berhasil mengubah Qatar dari sebuah negara terpencil menjadi sebuah negara kelas menengah di Arab. Saat ini tonggak kekuasaan dilanjutkan oleh sang putra, Sheikh Tamim.
[mel]
BERITA TERKAIT: