Menurut keterangan dua pejabat pemerintah kepada
Washingtonpost yang dikutip
Reuters (Selasa, 4/8), pekan lalu, FBI telah menghubungi sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Denver untuk membantu mengelolas sitem di email pribadi Clinton.
Bukan hanya itu, pekan lalu, FBI juga telah menghubungi pengacara Clinton, yakni David Kendall untuk menanyai soal thumb drive yang berisi salinan email pekerjaan Clinton selama menjabat sabagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.
Langkah tersebut diambil manyusul kritik dari lawan politik yang menuding Clinton tidak transparan terkait dengan penggunaan akun email pribadi. Dikabarkan bahwa pengawas pemerintah menemukan setidaknya empat email dari akun yang digunakan oleh Clinton saat menjadi Menlu yang berisi informasi rahasi.
Namun demikian Clinton mengatakan bahwa ia tidak perbah mengirim atau menerima informasi rahasia menggunakan akun pribdai tersebut.
Terkait hal tersebut, juru bicara kampanye Clinton Nick Merrill menolak mengomentari tindakan FBI tersebut. Selain itu, belum ada konfirmasi dari sejumlah pihak berwenang terkait hal tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: