Seruan tersebut dikeluarkan oleh Amerika Serikat setelah pemimpin oposisi Maria Machado mengatakan bahwa ia telah mengajukan diri pada awal pekan ini untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum mendatang. Namun pengajuannya tersebut ditolak.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan pada Selasa (4/8) menuding bahwa keputusan pejabat pemilu Venezuela tersebut adalah bagian dari upaya untuk memperumit niat oposisi maju ke parlemen.
"Kami menyerukan kepada semua pihak berwenang Venezuela yang relevan untuk mempertimbangkan kembali latangan yang dikenakan pada calon dan kami juga mengulangi seruan kami untuk melakukan pengamatan pemilu yang kredibel dan tepat waktu," kata keterangan tersebut seperti dimuat
Reuters.
Seruan itu dikeluarkan Amerika Serikat menyusul upaya perbaikan hubungan kedua negara setelah kedua negara menjalani hubungan yang kurang baik selama satu dekade terakhir.
Sebagai bagian dari upaya perbaikan hubungan, Washington telah menekan Caracas untuk membebaskan tahanan politik dan mengizinkan pengamat luar untuk memantau pemilu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: