
Seorang pendeta dari Kanada yang ditahan di Korea Utara akhirnya memberikan pengakuan bahwa dirinya ikut merencanakan aksi subersif di negeri Kim Jong Un itu.
Pendeta Hyeon Soo Lim berasal dari Gereja Cahaya Korea di Toronto Kanada. Ia ditangkap di Pyongyang bulan Januari 2015 begitu tiba dari China.
"Saya telah merusak harga diri dan sistem sosial Republik Rakyat Demokratik Korea, mengikuti skenario AS dan Korea Selatan," ujarnya di hadapan media, pejabat dan diplomat di Gedung Kebudayaan Rakyat, Pyongyang.
Kantor berita
KCNA merilis rekaman pengakuan Pendeta Lim itu.
"Saya menyampaikan laporan mengenai apa yang terjadi di Korea Utara di hadapan ribuan orang Korea dalam kebaktian hari Minggu di gereja saya dan selama melakukan tur di lebih dari 20 negara," kata dia lagi.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: