"Saya sangat berharap hubungan kita dengan Indonesia pada tingkat politik bukan alasan yang berujung pada pengurangan impor Indonesia atas sapi Australia," kata Shorten seperti dimuat
AFP (Selasa, 14/7).
Pernyataan itu dibuat menyusul keputusan Kementerian Perdagangan Indonesia untuk memangkas impor sapi dari Australia. Pada kuartal ketiga di tahun ini atau tepatnya pada bulan Juli hingga September, Indonesia akan mengimpor sekitar 50 ribu sapi dari negeri kanguru.
Jumlah tersebut menyusut drastis bila dibandingkan denga kuartal sebelumnya yang mencapai 250 ribu. Sedangkan pada periode yang sama di tahun lalu, impor sapi dari Australia mencapai 180 ribu.
Pernyataan Shorten agaknya cukup beralasan, mengingat hubungan bilateral antara Australia dan Indonesia sempat kembali tegang pasca eksekusi mati duo Bali Nine yakni Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.
Bukan hanya itu, baru-baru ini, juga ada isu soal tudingan bahwa pejabat Australia ikut ambil bagian dalam upaya mengubah arah kapal pencari suaka agar kembali ke wilayah Indonesia.
[mel]
BERITA TERKAIT: