Dengan demikian, sejak pertengahan Mei lalu, MERS telah menelan 20 korban jiwa dan 162 kasus infeksi. Jumlah tersebut merupakan jumlah peularan terbesar MERS di kuar Arab Saudi.
Sementara itu, Kementerian Kesejatan Korea Selatan, seperti dimuat
Channel News Asia, sebanyak 19 orang yang sebelumnya didiagnolasa terkena MERS berhasil pulih dan pulang ke rumah.
Semua infeksi tersebut diketahui banyak terjadi di fasilitas kesehatan. Atas dasar itulah, tiga buah rumah sakit di negeri ginseng menghentikan aktivitasnya sementara untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Sementara itu, tercatat ada lebih dari 6.500 orang di karantina, baik di rumah atau di fasilitas kesehatan karena berpotensi tertular MERS.
Korea Selatan sendiri telah mengambil sejumlah langkah cepat penangaan dan pencegahan seperti membersihkan fasilitas publik, memasang alat pendeteksi suhu tubuh di tempat publik serta melakukan ujicoba vaksin pada pasien.
[mel]
BERITA TERKAIT: