Dalam keterangannya, CIRC mengumumkan bahwa nilai tersebut merupakan akumulasi dari semua asuransi yang dimiliki oleh sejumlah pihak yang terlibat dengan kecelakaan.
CIRC menyebut, ada sekitar 340 kontrak yang terkait dengan kecelakaan tersebut, mulai dari pemilik kapal hingga agen perjalanan untuk penumpang serta awak kapal.
Reuters pada Kamis (11/6) mengabarkan bahwa kapal Bintang Timur itu merupakan milik Chongqing Timur Shipping Corporation. Kapal tersebut telah diasuransikan senilai 15,7 juta yuan oleh perusahaan Asuransi Rakyat China (PICC).
Sejauh ini, PICC sendiri telah membayarkan 10 juta yuan ke pihak perusahaan Chongqing atas tragedi tersebut.
Sementara itu, asuransi lain yang harus dibayarkan adalah 12 juta yuan asuransi untuk agen perjalanan, 61,7 juta yuan asuransi pribadi untuk 396 penumpang dan 3,12 juta yuan asuransi pribadi untuk 18 anggota awak .
Diketahui kapal pesiar Bintang Timur tenggalam setelah diterjang badai dan cuaca buruk pada 1 Juni lalu dalam perjalannya di Sungai Yangtze. Dari total 456 penumpang dan kru yang berada di dalamnya, diketahui hanya 14 orang yang berhasil selamat.
Tragedi itu menjadi salah satu yang paling terburuk yang pernah terjadi di Tiongkok dalam kurun waktu hampir 70 tahun terakhir.
[mel]
BERITA TERKAIT: