Taiwan Usulkan Inisiatif Perdamaian Laut China Selatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 26 Mei 2015, 15:56 WIB
Taiwan Usulkan Inisiatif Perdamaian Laut China Selatan
ilustrasi/net
rmol news logo Taiwan mengajukan inisiatif perdamaian untuk menyelesaikan sengketa teritorial di wilayah Laut China Selatan.

Inisiatif perdamaian Laut China Selatan yang diumumkan oleh Presiden Taiwan Ma Ying-jeou itu meminta semua pihak yang mengklaim kepemilikan teritori di Laut China Selatan untuk menunda sementara perbedaan pendapat untuk mengaktifkan negosiasi terkait dengan pembagian sumber energi yang terkandung dalam wilayah Laut China Selatan.

Pernyataan Ma itu disampaikan dalam pidatonya pada konferensi hukum internasional di Taipei pada Selasa (26/5).  

"Kami menuntut kebebasan navigasi dan overflight dihormati di Laut China Selatan," kata Ma.

Reuters
memuat bahwa rencana Ma ini mirip dengan usulan yang dikeluarkan tahun 2012 lalu untuk kasus Laut China Timur yang memungkinkan Taiwan dan Jepang untuk bersama-sama mengambil ikan di wilayah yang diperebutkan itu.

Namun agaknya rencana itu tidak akan diterima oleh Tiongkok yang mengklaim kepemilikan sebagian besar Laut China Selatan dan sebelumnya pernah menolak negosiasi multilateral.

"Kami percaya warga Tiongkok di kedua sisi selat memiliki tugas untuk bersama-sama melindungi kedaulatan teritorial Tiongkok dan hak maritimnya serta menjaga stabilitas kawasan Laut China Selatan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying.

Laut China Selatan diketahui merupakan wilayah perairan yang disengketakan kepemilikannya oleh sejumlah negara yakni Tiongkok, Malaysia, Vietnam, Taiwan, dan Brunei. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA