F-16 milik Saudi itu kabarnya telah melakukan serangan udara terhadap pangkalan udara Yaman al-Dailami sebelum akhirnya ditembak jatuh.
Seperti dimuat
Press TV (Minggu, 24/5), dua roket dari jet tersebut ikut meledak dalam insiden tersebut.
Arab Saudi diketahui memimpin koalisi dalam misi serangan udara ke Yaman sejak 26 Maret lalu. Hal itu dilakukan untuk melengserkan kelompok militan Houthi dari kekuasaan Yaman.
Kendati data dari PBB menunjukkan bahwa konflik di Yaman telah menelan lebih dari dari 1.800 orang dan melukai lebih dari 7.330 lainnya sejak Maret lalu, namun misi penyerangan masih terus dilakukan di Yaman.
Hari ini saja (Minggu, 24/5), serangan jet menargetkan pabrik di wilayah barat Yaman tepatnya di al-Hudaydah dan menewaskan tiga orang serta melukai 19 lainnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: