Hal itu diungkapkan dalam pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Myanmar yang dipublikasikan di media milik pemerintah.
Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa Myanmar khawatir dengan kasus banyaknya pengungsi Rohingnya dan Bangladesh yang terlantar di sejumlah negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam beberapa pekan terakhir.
Bukan hanya itu, seperti dimuat
Channel News Asia (Rabu, 20/5), Myanmar pun mengaku siap memberikan bantuan kemanusiaan bagi mereka yang terlantar di laut dan siap bekerjasama dengan negara-negara lain untuk menangani masalah pengungsi.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah Myanmar kebanjiran kecaman dari PBB dan masyarakat internasional karena dinilai gagal menangani konflik internal yang berimbas pada meningkatnya arus pengungsi Rohingnya yang nekad menempuh jalur laut berbahaya demi menyelamatkan diri.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: