Dalam sebuah wawancara dengan radio lokal pada Senin (6/4), Mujica menyebut bahwa sebanyak 42 pengungsi Suriah yang tiba pada Oktober tahun lalu tidak ada yang mampu bekerja di bidang pertanian atau perkebunan.
Dengan kata lain, sebut Mujica, para pengungsi itu tidak mampu menjadi buruh tani. Padahal, sambungnya, persyaratan yang dimasukkan ke Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi ketika Uruguay setuju untuk menamping pengungsi Suriah yang melarikan diri perang saudara adalah mampu bekerja di ladang.
Presiden Tabare Vazquez, yang mengambil alih kekuasaan pada bulan Maret lalu menyebut bahwa analisis mendalam diperlukan sebelum Uruguay memutuskan apakah akan mengambil lebih banyak pengungsi Suriah atau tidak. Demikian seperti dimuat
Associated Press.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: