Kendati detil soal apa isi rekaman suara itu belum dirilis secara resmi, namun kabar mengejutkan dihembuskan oleh seorang sumber investigastor anonim. Kepada
New York Times ia menyebut bahwa rekaman itu menunjukkan, salah satu pilot meninggalkan kokpit dan tidak bisa kembali sesaat sebelum pesawat jatuh.
"Orang di luar mengetuk ringan di pintu (kokpit) dan tidak ada jawaban. Dan kemudian ia memukul kuat pintu itu dan tidak ada jawaban. Tidak pernah ada jawaban," sebutnya.
"Anda bisa mendengar ia tengah mencoba untuk mendobrak pintu," tambah sumber tersebut.
Masih dari sumber
New York Times, ia menyebut bahwa ada perbincangan yang halus dan dingin pada awal rekaman. Ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal percakapan apa yang ia maksud.
Namun ia menyebut, dalam rekaman itu terdengar salah satu pilot meninggalkan kokpit.
"Kami belum tahu alasan mengapa salah satu dari orang itu pergi keluar," tambahnya.
"Tapi apa yang pasti adalah bahwa di akhir penerbangan, pilot lain sendirian dan tidak membuka pintu," bebernya.
Namun demikian, beluma da konfirmasi resmi terkait pernyataan itu.
Sementara itu, biro investigasi udara Perancis BEA menyebut, terlalu dini untuk menarik kesimpulan soal apa yang menyebabkan pesawat jatuh.
"Kami baru saja dapat mengekstrak data file audio yang bisa digunakan," kata Direktur BEA Remi Jouty dalam konferensi pers sepetri dimuat
Reuters.
"Kami belum bisa mempelajari dan membangun waktu yang tepat untuk semua suara dan kata-kata yang terdengar di file ini," sambungnya tanpa membeirkan detil penjelasan lebih jauh.
Jouty hanya memperkirakan bahwa analisis dasar pertama terkait rekaman suara itu bisa diselesaikan dalam hitungan hari.
[mel]
BERITA TERKAIT: