Dalam sebuah gambar yang dirilis pada Rabu (11/3), remaja berusia 18 tahun bernama Jake Bilardi alias Abu Abdullah al-Australi itu tampak duduk di belakang kemudi sebuah van putih dengan judul "semoga Tuhan menerimanya".
Van putih mirip dengan yang digunakan dalam serangan bunuh diri ISIS.
Tercatat, setidaknya ada 13 bom bunuh diri yang diledakkan secara bersamaan pada hari Rabu kemarin di Ramadi, ibukota provinsi Anbar Irak.
Pemerintah Australia belum bisa memverifikasi laporan soal tewasnya Bilardi. Namun demikian, Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan bahwa situasi saat ini mengerikan.
"Ini sangat penting dan kita melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mencoba untuk menjaga orang-orang muda kita terhadap iming-iming ideologi asing dan ekstrim mengejutkan ini," kata Abbott seperti dimuat
BBC.
Bilardi sendiri itu diketahui meninggalkan negeri kanguru pada tahun lalu untuk terbang ke Turki sebelum akhirnya pergi ke Irak.
[mel]
BERITA TERKAIT: