Kesembilan pekerja minyak asing yang diculik terdiri dari empat warga Filipina, seorang warga Austria, seorang warga Bangladesh, seorang warga Ceko, seorang warga Ghana, dan seorang lagi belum diketahui identitasnya.
Bukan hanya itu, ISIS juga kabarnya mengeksekusi delapan orang petugas penjaga ladang minyak dengan cara dipenggal. Sementara seorang pekerja minyak tewas karena terkena serangan jantung setelah melihat pemenggalan tersebut.
Seorang juru bicara untuk Libya National Oil Corporation, Mohamed Al-Harari, mengatakan kepada
BBC bahwa dirinya belum bisa mengkonfirmasi penculikan pekerja minyak asing tersebut. Namun demikia ia menyebut bahwa pekerja minyak lokal di ladang minyak itu sempat ditahan selama dua jam sebelum akhornya dibebaskan.
"Pekerja minyak ini mengatakan bahwa orang-orang bersenjata menculik sejumlah warga asing," ujarnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: